Cara Membagi Ruang Tanpa Sekat Solid

4 June 2017 - by Aisya Putri in TIPS N IDEA


Foto: Apartemen @Pondok Indah ©Virr Studio

Rumah tinggal menjadi tempat untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga. Di dalamnya mencakup ruang-ruang yang dibutuhkan untuk setiap anggota keluarga yang bersifat privat dan semi-privat. Ruang semi-privat inilah yang menjadi pusat aktivitas bersama dalam keluarga, sekaligus memberikan kesan pertama kepada tamu yang biasanya terdiri dari ruang tamu, ruang makan, ruang keluarga, dan dapur kering. Area ini seringkali ditempatkan dalam satu ruang besar dengan sekat untuk membatasi setiap fungsi ruang dengan jelas.


Foto: Taman Mutiara ©Genesis+


Foto: Spring Hill ©Manna Interior

Namun, di samping sekat yang solid menggunakan banyak ruang, pemberian sekat juga dapat membatasi ruang pandang dan membuatnya terkesan sempit. Sebenarnya terdapat alternatif memberikan transisi ruang yang jelas tanpa menggunakan sekat solid untuk membuat fungsi ruang lebih efektif dan terkoneksi dengan baik.

Sekat Transparan

Sekat trasparan memiliki beberapa alternatif bentuk penerapan, seperti rak buku dengan jarak antar rak yang besar dan dapat diakses dari dua arah, seperti papan menggantung horizontal, atau rak dengan lubang bukaan di dua sisi sehingga dapat digunakan untuk dua ruang yang berbatasan, atau dengan pemakaian kaca dengan kusen tipis agar kesan transparansi tetap konsisten. Dengan penggunaan sekat transparan ini cukup menjadi pertanda transisi antar ruang yang jelas.


Foto: R&D Apartment ©Tre Studio


Foto: Wisata Bukit Mas ©Lumos Interior

Artikel Lainnya: Tips Menata Dapur Kering dan Dapur Basah

Perbedaan Ketinggian

Penggunaan sistem perbedaan level lantai dapat diterapkan untuk memberi batas ruang tanpa membatasi ruang pandang. Ruang yang berdekatan dapat tetap harmonis dan berhubungan, namun privasi aktivitas antar ruang masih dapat terjaga. Perbedaan level lantai tidak harus ekstrim, satu level perbedaan lantai sekitar 10-15 cm sudah cukup membuat dua ruang berhubungan memiliki teritori yang jelas.


Foto: Interior Project ©INERRE Interior


Foto: Coasta Villa ©CASA Dekora

Penggunaan Motif dan Tinggi Langit-langit

Ruang yang berada dalam satu level ketinggian dapat menciptakan transisi ruang yang lebih mengalir dengan natural. Permainan motif dan perbedaan ketinggian langit-langit menjadi aplikasi yang tepat untuk membuat ruang tetap terbuka luas dengan karakter setiap ruang yang berbeda. Ruang dengan ketinggian langit-langit yang tinggi memberikan kesan ruang yang terbuka dan nyaman jika digunakan oleh banyak orang, dan sebaliknya. Suasana yang ingin diterapkan di suatu ruang dapat dilakukan dengan permainan tinggi langit-langit.


Foto: 3 Bedroom Loft Showunit Apartement ©2 QUADRAN STUDIO


Foto: SL House ©Koerie Design

Perbedaan Motif dan Material pada Dinding atau Lantai

Ruang dengan fungsi yang berbeda dapat menggunakan material yang berbeda di salah satu hingga semua sisi ruang tersebut, seperti lantai atau dinding. Perbedaan material yang digunakan dapat dengan mudah memberikan batas antar ruang dengan jelas. Repetisi motif material dengan memberikan jarak kosong antar motif juga dapat memberikan tanda pergantian fungsi ruang.

Artikel Lainnya: Rumah Modern Tropis Budisari: Merespon Kontur Lahan dengan Split-Level


Foto: Gading Greenhill ©Studioku.Design.Asia


Foto: Interior Design of Apartment Room ©MIV Architects

Membingkai Ruang

Konsep bingkai ruang sama halnya dengan konsep dalam bingkai foto. Terdapat lebar dinding yang membentuk bingkai di beberapa atau semua sisi, sehingga ruang seperti berada dalam bingkai namun masih dengan bukaan antar ruang yang lebar. Hal ini seperti menciptakan gerbang baru ke ruang berikutnya.


Foto: 9B Residence ©Sontani+Partners


Foto: 3D Interior Rendering ©LINNE Studio

Artikel Lainnya: DoeRoemah: Desain Humble Menyatu dengan Sekitar

#tanyabluprin tanpa biaya!

Projects
Profile
Idea
News