Mengatur Cahaya pada Ruang Tidur

1 June 2017 - by Bluprin in TIPS N IDEA


Foto: Wemelk ©Bluprin

Tidur yang berkualitas biasanya ditunjang oleh banyak hal, mulai dari kualitas kasur, faktor kesehataan, dan yang juga tak kalah penting ialah faktor pencahayaan. Salah-salah, pencahayaan justru dapat membuat penghuni merasa jengah berada di kamar dan membuat kualitas tidur menjadi berkurang.


Foto: Ieslightlogic ©Bluprin

Lantas, bagaimana cahaya yang tepat untuk ruang tidur? Beberapa penelitian menyebutkan bahwa tidur akan lebih berkualitas bila seseorang tidur dalam keadaan lampu dimatikan. Dalam penelitian itu disebutkan warna cahaya redup pada ruang tidur akan membuat kualitas tidur lebih baik dibandingkan warna cahaya yang cerah di ruang tidur.

Artikel lainnya: 5 Siasat Agar Kamar Tidur Terlihat Lapang


Foto: Ancol Mansion Apartment ©W Studio

Untuk menciptakan ambience yang tepat pada kamar tidur, gunakanlah lampu-lampu yang memilki cahaya temaram. Lampu-lampu dengan pilihan cahaya warm white, kuning, atau kemerahan adalah yang paling tepat untuk diterapkan. Pilihan pencahayaan ini pun dapat didukung dengan warna cat yang tepat agar pantulan terjalin sempurna. Pilihan warna cat yang serasi adalah pink, peach, krem, ungu, atau cokelat.

Jenis Lampu Menentukan


Foto: Grand Tjokro Hotel ©EFATA

Selain warna lampu, jenis lampu juga menentukan. Kesan temaram ditampilkan lebih baik oleh lampu spotlight,  lampu gantung, dan lampu meja. Sebab, ketiganya tidak memaparkan cahaya berlebihan yang dapat menyilaukan mata. Kesan hangat pun dapat lebih melekat pada lampu-lampu jenis ini.


Foto: Metro House ©Ideo Design Work

Artikel lainnya: Rumah Modern Tropis Budisari: Merespon Kontur Lahan dengan Split Level

 

Foto: Grand Galaxy Residence ©Exxo Interior

Selain itu, dari segi lokasi, penempatan lampu lebih baik tersembunyi atau lebih familiar disebut sebagai indirect lamp. Lampu-lampu dapat disembunyikan di area plafon, di atas gorden, belakang headboard,  atau di atas kabinet. Direct lamp sebagai lampu sentral dapat tetap ada, tetapi cahayanya dikurangi agar tidak merusak suasana hangatnya.


Foto: Babatan House ©AIGI Architect + Associates

Lampu dekoratif juga perlu hadir di ruang tidur. Lampu dekoratif pada ruang tidur umumnya berupa lampu meja yang diletakkan pada nakas di kanan dan kiri tempat tidur. Lampu meja ini berfungsi sebagai penyeimbang cahaya lampu sorot dengan cahaya lampu general.


Foto: Rumah Paris Jogja ©Vindo Design

Tips:

- Lampu dengan warna kemerahan dapat meningkatkan gairah seksual.

- Gunakan lampu dimmer agar terang lampu dapat disesuaikan dengan selera.

- Kurangi cahaya dari lampu utama di tengah ruangan agar kesan romantis lebih terasa.

- Hindari lampu berwarna biru karena akan menciptakan kesan dingin.

 

Artikel lainnya: Memilih Hunian Idaman: Rumah atau Apartemen?

 

 

Projects
Profile
Idea
News