Tips Menata Dapur Kering dan Dapur Basah

5 June 2017 - by Bluprin in TIPS N IDEA

Bila dahulu dapur hanya dikenal dengan satu jenis, yaitu dapur basah saja, kini, seiring dengan perkembangan kebutuhan, di rumah-rumah yang luasnya cukup memadai, kehadiran dua jenis dapur mulai marak, di antaranya dapur kering dan dapur basah–atau yang dikenal dengan istilah pantry. Lantas, apa perbedaan di antara kedua jenis dapur tersebut?


Foto: Fusion Champagne ©Magnet

Dapur Basah

Istilah dapur basah memang rasanya biasa dijumpai di Indonesia dan sebagian negara Asia. Dapur basah merupakan salah satu ruang yang paling penting dan berguna untuk membantu Anda dalam mengolah masakan berat. Dapur basah biasanya dipakai untuk kegiatan masak-memasak dan mencuci piring.


Foto: Rawa Kepa House ©Erik Esdras

Dari segi penempatan atau lokasinya, dapur ini biasanya tampak memiliki ruang tersendiri dan tidak terlihat oleh tamu. Penataan seperti ini sangat berguna untuk membuat rumah Anda tampak selalu bersih setiap saat. Tidak heran jika dapur yang satu ini dinamakan dapur basah karena banyak jenis makanan yang dimasak sehingga dapur cepat kotor dan basah. Keadaan dapur yang kotor dan basah tentu bukanlah idaman setiap ibu rumah tangga. Maka dari itu, ada beberapa tips berikut ini yang perlu diperhatikan untuk mendesain dapur basah sehingga tampak bersih dan rapi.


Foto: Jakarta Garden City ©Total Renov

1. Perhatikan kabinet, adanya kabinet baik kabinet bawah maupun atas merupakan suatu yang wajib ada di ruang dapur basah. Kabinet mempunyai peran yang sangat bermanfaat untuk menata dan menempatkan peralatan-peralatan dapur sehingga dapur tampak rapi dan teratur. Selain itu, kabinet juga dapat membantu untuk memisahkan antara peralatan, bahan-bahan, dan bumbu-bumbu dapur.

2. Gantungan, tidak semua peralatan dapur harus ditempatkan di kabinet, ada kalanya beberapa peralatan yang lebih baik ditempatkan di gantungan, seperti pisau, centong, dan beberapa peralatan yang sifatnya ringan dan sering dipakai.

3. Penyedot asap, dapur identik dengan asap yang merupakan hasil dari api kompor, panggangan, bakaran, dan lain-lain. Asap mampu menimbulkan hasil yang kurang sedap bagi ruangan dan dapat juga menyebar ke ruangan lain dalam rumah. Maka dari itu, letakkan penyedot asap sehingga asap bisa langsung terbuang keluar ruangan.

4. Material dinding dan lantai, sebaiknya dinding dan lantai pada dapur basah menggunakan material keramik. Terlebih untuk tembok, karena tembok biasanya terkena percikan dari berbagai bahan dan bumbu yang ada di dapur, entah percikan minyak atau bumbu dapur. Tembok dan lantai bahan keramik akan lebih mudah dibersikan jika terkena kotoran-kotoran tersebut.

Artikel Lainnya: Cara Membagi Ruang Tanpa Sekat Solid

Dapur Kering


Foto: Mr. Danar’s Kitchen Set ©Namira

Selain dapur basah, ada juga dapur kering atau yang biasa disebut dengan dapur cantik. Dapur ini berfungsi untuk membantu Anda menyiapakan jenis makanan ringan, seperti sarapan. Selain itu, dalam dapur cantik ini, Anda bisa menyimpan peralatan canggih yang dapat digunakan dalam memasak. Selain untuk tempat ngobrol yang nyaman, dapur cantik ini juga bsia menjadi tempat display peralatan makan yang dapat menjadi focal point dalam rumah Anda.


Foto: Pasar Baru Mansion ©Pureline Living

Kegiatan di dapur kering ini biasanya meliputi menyimpan bahan makanan kering, memasak bahan makanan yang praktis, menghangatkan makanan, dan membuat minuman segar. Bagi keluarga modern, dapur kering juga bisa dijadikan tempat untuk kumpul keluarga sambil menikmati hidangan kecil. Bahkan tak jarang pula dilengkapi dengan televisi untuk hiburannya.

Artikel Lainnya: Mengatur Cahaya pada Ruang Tidur


Foto: Kitchen Set Retro ©Rytama Interiors

Dalam segi penataannya, dapur kering dibuat sangat tertata, furniturnya mengikuti tren saat ini begitu pula dengan perabot dapur lainnya. Letaknya biasanya di dekat ruang makan sehingga saat tamu datang dapat langsung melihatnya juga. Semacam kebanggaan bagi sang pemilik rumah di kala sang tamu memuji furnitur atau dekorasi dapur kering ini. Berikut tips untuk Anda yang sedang merancang dapur kering di rumah.

1. Buatlah desain dapur mengikuti tema interior rumah. Ini dilakukan supaya dapur tetap bisa menjadi satu kesatuan dengan ruangan-ruangan lain.

2. Sebaiknya, penempatan furnitur juga tepat dan disesuaikan dengan kebutuhan. Salah satu solusinya adalah dengan menghadirkan kitchen set.


Foto: Capitol Park ©Diagram Studio

3. Biasanya, kitchen set terdiri dari kabinet bagian bawah, dinding pelindung (backsplash), dan kabinet atas. Model furniture ini biasanya dibuat built in, sehingga perlu perencanaan dan pengukuran tepat.

4. Sebelum mulai mengisi lemari kitchen set dengan peralatan memasak dan lain-lain, bagi area peletakan barang sesuai dengan fungsinya.


Foto: Jakarta Garden City ©Total Renov

5. Untuk memberikan aksen estetis, Anda bisa menempatkan material lain di dinding atau di lantai dapur. Sebutlah misalnya, di satu sudut dinding ditempatkan aksen keramik berornamen atau keramik berpotongan besar. Sementara itu, aplikasi ubin dapat memakai pola granit atau keramik atau marmer berukuran besar untuk memberikan kesan lapang.

Artikel Lainnya: Tips Pembuatan Kolam Renang di Rumah

Bila dahulu dapur hanya dikenal dengan satu jenis, yaitu dapur basah saja, kini, seiring dengan perkembangan kebutuhan, di rumah-rumah yang luasnya cukup memadai, kehadiran dua jenis dapur mulai marak, di antaranya dapur kering dan dapur basah–atau yang dikenal dengan istilah pantry. Lantas, apa perbedaan di antara kedua jenis dapur tersebut?

Projects
Profile
Idea
News