Website
view
Instagram
view
Twitter
view
Phone Number
view
Design Fee
view

About

[english] 
sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner or SIG, a Jakarta (Indonesia) based architecture & urban design office, was established on October 2012. This young and emerging company is focused on design projects, writings and research of various fields: architecture, urban planning, interior design, landscape design, environment, and social community movement. Its projects both design and research studies have reached broad range coverage from local areas such as Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Pontianak and Banyuwangi, to other worldwide cities such as Amsterdam, Apeldoorn, Almere, Rotterdam, Washington and Cape Town. The company which consist of talented and promising architects and designers concern on green, eco, urban farming, food security and sustainable issues relate with the architecture services in accordance with its local context towards livable cities. 

[bahasa indonesia] 
sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner atau SIG, kantor yang berbasis di Jakarta (Indonesia) pada bidang arsitektur dan perancangan kota ini, didirikan pada bulan Oktober 2012. Konsultan muda yang baru muncul ini berfokus pada proyek-proyek desain, tulisan-tulisan pemikiran ilmiah serta riset dari berbagai macam bidang seperti arsitektur, perencanaan kota, desain interior, desain lansekap, lingkungan dan gerakan sosial masyarakat. Proyek-proyeknya baik desain maupun studi riset telah mencapai cakupan yang luas dari berbagai lokasi dari yang lokal seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Pontianak dan Banyuwangi, hingga kota-kota dunia seperti Amsterdam, Apeldoorn, Almere, Rotterdam, Washington dan Cape Town. Konsultan ini terdiri dari arsitek-arsitek dan desainer-desainer yang bertalenta dan berpotensi yang menaruh perhatian pada isu-isu hijau, ekologi, pertanian perkotaan, ketahanan pangan dan kelestarian yang berhubungan dengan pelayanan arsitektur yang sesuai dengan konteks lokalnya untuk menuju kota yang layak huni.

Rumah Beranda - Green Boarding House

by sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner

Views Photos

[English
“home farming supporting food security”

The concept of green architecture combined with urban farming is integrated in this boarding house located in Cipete area, Jakarta, Indonesia. This house not only offers the beauty from the angle of aesthetical and micro climate conditioning, but it has other added value by using plants that can be consumed by its owners and users.

By implementing wide of the opening, skylight in every room and many hole for cross ventilation, the purpose is to let the sunlight and natural air pass through this building. The first layer of the skin consists of vegetation enveloped the majority of the building façade, filtering the air become more fresh before entering inside of the building.

The use of natural and raw materials, such as natural wood, unpainted wall, floor hardener, raw and rusty metal for door and window frame creates the ‘down to earth’ impression as an oasis in the middle of Jakarta’s urban atmosphere. Moreover, the concept of urban farming in the residential scale try to introduce healthy lifestyle by cultivating edible plant instead of only planting decorative one that can be harvested and consumed towards food security from family level.


[Bahasa Indonesia
“pertanian di dalam hunian untuk mendukung ketahanan pangan”

Konsep arsitektur hijau yang dipadukan dengan urban farming (pertanian perkotaan) di hunian yang juga menyewakan kos di daerah Cipete ini tidak hanya menawarkan keasrian dari sudut estetika dan pengkondisian suhu secara mikro saja, namun juga adanya nilai tambah dengan pemanfaatan tanaman-tanaman yang bisa dipanen dan dikonsumsi oleh pemilik dan pengguna bangunan tersebut.

Dengan pengaplikasian lebarnya bukaan, banyaknya lubang- lubang udara untuk ventilasi dan juga skylight di setiap ruangan membiarkan sinar matahari dan udara alami berlalu lalang di bangunan ini sebelum di lter oleh elemen-elemen hijau sebagai kulit kedua pada fasade bangunan ini.

Pemakaian material-material yang alami seperti kayu asli, dinding yang tidak dicat, kusen pintu dan jendela yang menggunakan besi juga menciptakan impresi ‘down to earth’ sebagai oase di tengah- tengah suasana urban Jakarta ini.

Konsep urban faming pada skala hunian ini bertujuan untuk mengenalkan gaya hidup yang sehat dengan cara menanam tanaman pangan (seperti sayuran, obat-obatan, buah-buahan) daripada hanya menanam tanaman hias untuk menuju ketahanan pangan yang dimulai dari level keluarga.


project : residential
floor area : 634.88 m2
site area : 399 m2
number of stories : 3 floors
client: confidential
location : cipete, jakarta, indonesia
status : finished

Location Cipete, Jakarta Selatan
City Jakarta Selatan
Property Type Landed House
Area Size 399 sqm
Design Style Contemporary, Modern, Tropical, Minimalist, Other
Architect / Designer
sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner
Contractor
Syamsu Rizal
Photographer
-
Project duration
2 years
Year of completion
2015

Other project by sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner